Pearl Harbour
7 Desember 1941, Pearl Harbour atau Pelabuhan Mutiara yg terletak di Hawaii, Amerika Serikat diserang oleh sekutu Jepang. Setidaknya menghancurkan, 200 pesawat tempur, 21 kapal perang dan 3000 prajurit Amerika.
Isoroku Yamamoto adalah jendral penyerangan cemerlang itu. Ia tidak menempatkan pesawat-pesawat jepang di atas pelabuhan tersebut, tetapi menempatkannya ke dekat permukaan laut dengan radius yg diperhitungkan, lalu menembakkan rudal ke arah Pearl Harbour. Rudal Jepang mengapung diatas permukaan laut lalu mengenai pelabuhan tersebut dan itu adalah rudal pertama yg bisa mengapung di permukaan laut. Apa bahan utama dari rudal jepang hingga membuatnya terapung? Ya, jepang menggunakan kayu dan bambu sebagai bahan utama yg dapat mengapungkan rudal rudal mereka.
Dan pada dekade yg sama, Negara kita, Indonesia masih meruncingkan kayu dan bambu untuk mengusir para penjajah. Jika kita lihat betapa signifikannya perbedaan perlengkapan dan peralatan antara Jepang dan Indonesia. Tetapi tetap hasil yg tidak jauh berbeda.
Jika kita mendalami sejarah, Presiden pertama Indonesia, Soekarno dan para prajurit Indonesia yg didominasi oleh para santri percaya pada satu hal penting. Mereka percaya pada kata kata 'Manjadda wajada' atau 'barang siapa yg bersungguh-sungguh dia pasti akan mendapatkannya'.
Tidak peduli dengan betapa signifikannya fasilitas yg kita dapat dengan orang lain untuk menggapai cita-cita. Yg perlu kita tanam pada diri kita adalah kata-kata mutiara yg dipercayai oleh para prajurit Indonesia. Manjadda wajada. Lakukanlah segala sesuatu dengan kesungguhan untuk menggapai impianmu. Tak perlu mengeluh, tak perlu merengek, tak perlu berkecil hati dan bersungguh-sungguhlah. ;)


